Memulai Bisnis Sampingan : Pondasi Awal Sebelum Memulai Bisnis - Part 1

Memulai Bisnis Sampingan untuk menjadi sumber pendapatan pada masa depan, kiranya adalah hal yang perlu diperhatikan karena kita tidak bisa mengetahui bagaimana kondisi perekonomian ke depan. Salah satu hal yang mulai mengusik pikiran ketika membayangkan masa depan adalah kondisi finansial, cukup banyak orang yang sukses dan hidup di dimasa depan dengan kondisi finansial yang baik ada juga yang kewalahan dan berakhir harus hidup bekerja keras di hari tua.

Perhatikan hal-hal mendasar ketika ingin membangun sebuah bisnis, apapun itu. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga sudah biasa melihat bahwa sebagus apapun sebuah istana jika pondasinya lemah maka tunggu saja waktu kehancurannya. Pokok bahasan kita kali ini adalah mengenai pondasi awal sebelum memulai bisnis agar dapat maju dan bersaing walaupun kedepannya akan ada hambatan, tapi kita sudah memprediksi hal tersebut hingga dapat mencari penyelesaian yang tepat.

Memulai Bisnis Sampingan - Pondasi Awal Sebelum Memulai Bisnis

Ada beberapa poin penting dalam membangun sebuah bisnis yang memang harus ditekankan, dalam artikel ini kita akan bahas satu persatu, makanya saya sengaja membuat part agar teman-teman bisa lebih mudah mencerna apa yang akan disampaikan dan lebih mudah action. Ditakutkan kebanyakan menelan teori sampai bingung dan malas untuk praktek. Check It Out !

Melakukan Survei Berkaitan Usaha Yang Ingin DiJalankan

Poin pertama adalah melakukan riset atau survei dilapangan mengenai kebutuhan masyarakat. Survei ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat agar nantinya tidak salah dalam memilih usaha yang ingin dijalankan. Alih-alih ingin membuka usaha dengan mengeluarkan modal lumayan tapi usahanya itu hanya memiliki konsumen yang sedikit.

Luangkan sedikit waktu disela-sela kesibukan anda untuk melihat apa peluang bisnis yang bisa dijalankan ditempat anda. Untuk mempermudah nanti apa saja yang akan diriset, Indra akan bantu teman-teman dengan beberapa pertanyaan yang harus terjawab ketika melakukan survei. Bisa menggunakan konsep 5W1H. Contoh :

1. Apa masalah yang sering dikeluhkan oleh orang sekitar ? 
Jawab : Pakaian kotor menumpuk dan tidak sempat dicuci
2. Siapa saja target pelanggan yang akan menjadi konsumen ?
Jawab : Keluarga pekerja / Wanita Karier yang tidak memiliki pembantu rumah tangga
3. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut ?
Jawab : Dengan membuka jasa cuci baju atau laundry bisa membantu keluarga tersebut.
4. Kapan saja permasalahan tersebut timbul ?
Jawab : Setiap hari / Musim panas / Musim Hujan
5. Mengapa masalah itu timbul ?
Jawab : Karena kesibukan bekerja suami dan istri membuat mereka tidak sempat mencuci baju, apalagi kerja lembur sampai malam

Pertanyaan dan jawaban diatas adalah ilustrasi untuk mencari pokok permasalahan sehingga ketemu apa masalah utama sehingga kita hadir memberikan solusi sekaligus menjadi peluang bisnis. Indra menyarankan teman-teman melakukan survei karena kondisi didaerah tempat Indra tinggal belum tentu sama dengan daerah teman-teman, makanya akan lebih bijak bila teman-teman melakukan tinjauan langsung kelapangan

Memilih Jenis Usaha Yang Ingin DiJalankan

Poin kedua, dalam hal pemilihan jenis usaha yang ingin dijalankan itu bisa berdasarkan hasil survei anda masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memilih produk yang tepat dan memiliki target pasar yang jelas sehingga usaha anda bisa berkembang sesuai dengan yang dirancanankan di awal.

Kondisi lain yang bisa anda coba adalah tidak perlu melakukan survei tapi mengikuti trend usaha yang sedang banyak diminati secara umum saat ini atau mencoba sebuah usaha yang sebelumnya belum pernah dijalankan di daerah anda, dengan harapan bisa meraih lebih banyak pelanggan. Namun, hal ini cukup beresiko karena kita tidak tahu bagaimana perkembangan terhadap usaha tersebut kedepannya. Bisa jadi memiliki kemajuan pesat atau malah kebalikannya karena anda belum melakukan survei.

Anda bisa mencoba bisnis reseller untuk mempermudah awal menjalankan bisnis karena hanya perlu menyediakan modal secukupnya serta lokasi usaha.

Perkiraan dan Penyesuaian Modal Usaha

Poin ketiga yang perlu dilakukan adalah perkiraan dan penyesuaian modal usaha dalam memulai usaha. Dalam tahap ini, anda bisa memperkirakan tentang berapa banyak modal yang dibutuhkan, estimasi keuntungan perhari serta berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa balik modal.

Kenapa hal ini perlu dilakukan ? Karena kita bisa mengoptimal kinerja kita serta pembagian waktu antara pekerjaan utama dengan bisnis sampingan yang anda jalankan. Jangan membuat pekerjaan utama terganggu dengan aktifitas tambahan yang baru ini. Fokuskan pembagian waktu agar semua berjalan optimal.

Promosikan Bisnis Anda

Poin keempat merupakan hal yang tak kalah pentingnya, yaitu promosi. Sebagus apapun produk yang teman-teman jual akan tidak akan dikenal oleh orang lain tanpa adanya upaya promosi. Promosi memang bisa dikatakan kunci suksesnya sebuah bisnis. 

Kita ambil contoh, marketplace baru yang populer dikalangan ibu-ibu yaitu Shopee. Ia bisa menyaingi kepopuleran pendahulunya yaitu bukalapak dan tokopedia. Kenapa ? Karena gencarnya upaya promosi yang dilakukan sehingga masyarakat pun penasaran dan menjadi familiar.

Promosi seperti shopee memang membutuhkan dana yang tak calang-calang. Tampil diwaktu-waktu produktif membutuhkan dana yang pastinya sangat besar karena diwaktu-waktu itulah masyarakat banyak menonton Televisi.

Anda juga bisa menirunya. Tapi bukan berarti harus mempromosikan melalui TV seperti shopee. Ada dua cara promosi yang umum dilakukan yaitu secara Online dan Offline (Konfensional).

Secara Online bisa diartikel bawah anda mempromosikan bisnis melalui online tanpa bertatap muka dengan calon pelanggan. Misalnya melalui sosial media seperti facebook, twitter, instagram, youtube.

Secara Offline bisa dengan cara membuat banner atau poster ditempat usaha anda kemudian memberikan diskon atau bonus untuk pelanggan pertama sehingga masyarakat terpancing dan penasaran dengan hal promosi anda.

Tips : Bila melakukan promosi secara online. Lakukan posting produk 1 hari minimal 1 kali dan itu rutin anda lakukan. Bila menggunakan sosial media, buatlah akun baru atau fanspage dengan nama bisnis anda, jangan gunakan akun pribadi. Fungsinya untuk mempermudah bagi calon konsumen. Mereka mungkin hanya tahu nama usaha anda, tapi bisa jadi tidak tahu nama anda. 

Namun, bila ingin lebih cepat dikenal oleh orang disekitar anda. Bisa gunakan akun media sosial pribadi karena anda sudah punya pertemanan yang cukup.
0 Comments